Andi Rakhmat B@ BloG

A fine WordPress.com site

GRAFIK

MEDIA GRAFIK

A.    Pengertian Media Grafik
Secara sederhana grafik dapat diartikan sebagai media yang memvisualisasikan data-data dalam bentuk angka.
1.      Grafik adalah gambaran tentang suatu situasi atau suatu suatu proses perkembangan dengan menggunakan deretan angka, garis-garis dan kata-kata yang berisikan suatu pengertian.
2.      Grafik juga merupakan media penyajian data dalam bentuk angka, sehingga grafik termasuk media visual.
3.      Media grafik adalah gambar sederhana yang menggunakan titik-titik, gris atau gambar dan untuk melengkapinya seringkali digunakan symbol-simbol verbal.[1]
Grafik menggambarkan hubungan satu dua atau lebih data atau grafik dengan data yang sama menggambarkan hubungan penting dari suatu data.
B.     Tujuan membuat media grafik
Tujuan pembuatan grafik adalah menunjukkan perbandingan, informasi kualitatif dengan cepat serta sederhana. Data-data dalam bentuk uraian deskriptif yang ruwet dan kompleks dapat disederhanakan dengan menggunakan grafik. Jadi, bila sebuah grafik sulit dibaca berarti akan kehilangan manfaatnya yang berharga.[2]
C.    Fungsi media grafik
Fungsi media grafik, untuk menggambarkan data dalam bentuk angka (data kuantitatif) secara teliti, dan juga menerangkan perkembangan dan perbandingan suatu obyek atau peristiwa yang saling berhubungan secara singkat dan jelas[3] (lihat gambar 1). Jadi, fungsi grafik adalah :
1.      Menggambarkan data kuantitatif secara teliti.
2.      Menerangkan perkembangan atau perbandingan suatu obyek atau peristiwa saling berhubungan secara singkat dan jelas. Grafik disusun berdasarkan prinsip matematika dengan menggunakan data-data yang komparatif.
D.    Manfaat media grafik
Grafik, merupakan media yang dapat menyajikan data dalam bentuk angka atau data kuantitatif. Beberapa manfaat atau kelebihan media grafik, adalah sebagai berikut :
           1)      Grafik bermanfaat untuk mempelajari dan mengingat data-data kuantitatif dan hubungannya.
           2)      Grafik dengan cepat, memudahkan dan memungkinkan kita mengadakan analisis, interpretasi dan perbandingan antara data-data yang disajikan baik dalam hal ukuran, jumlah, pertumbuhan dan arah.
           3)      Penyajian data grafis, jelas, cepat, menarik, ringkas dan logis. Maka, semakin sukar data yang akan disajikan semakin baik grafik menampilkannya dalam bentuk statistic yang cepat dan sederhana.[4]
Karena itu, konsep-konsep yang sukar akan lebih efektif diperhatikan, bila dituangkan ke dalam sebuah rangkaian grafik yang lebih sederhana dari pada grafik yang sukar.
E.     Prinsip membuat media grafik
Data statistic yang umum disajikan dalam beberapa jenis grafis. Pemakaiannya tidak menuntut keterampilan khusus, cukup dengan :
         1)         Memahami prinsip dasar pembuatan grafik, yakni sederhana, berisi hubungan data, dapat dibaca, dan dipahami. Grafik yang sukar kadang-kadang diperlukan dalam menggambarkan berbagai faktor untuk tujuan tertentu, seperti perekonomian. Maka, grafik-grafik yang paling efektif adalah yang menyoroti suatu idea tau gagasan.
         2)         Prinsip-prinsip yang digunakan pada semua grafik adalah adanya perbandingan atau hubungan. Sebagai contoh, membuat perbandingan jumlah jamaah haji tahun sebelum dan tahun  berikutnya di suatu kecamatan atau membandingkan dengan kecamatan lain pada tahun yang sama. Dalam membuat grafik memerlukan data dan tanpa perbandingan atau hubungan yang berarti, maka sedikit sekali guna/ manfaatnya dalam menggambarkan statistic secara grafik.
         3)         Dalam pembuatan grafik yang baik adalah informasi dari jumlah yang persis harus ditunjukkan.
Pembuatan grafik dimaksudkan untuk bercerita dan sekaligus menggambarkan perbandingan, kecenderungan, serta hubungan. Ada dua prinsip yang digunakan pada grafik gambar, yaitu :
a)      Lambang-lambang bergambar hendaknya sudah menjelaskan sendiri.
b)      Kuantitas biasanya diperlihatkan dengan sejumlah lambang beserta ukurannya.
Grafik-grafik bergambar pada umumnya mempergunakan bentuk-bentuk satu ukuran dan masing-masing bentuk menggambarkan besaran tertentu, berapa jumlah pecahan yang digambarkan oleh bagian bentuk. Memperlihatkan beberapa lambang dari ukuran yang sama akan memudahkan dibandingkan dengan dengan jumlah yang yang dipertunjukkan oleh wilayah yang sama tetapi dapat mempergunakan lambang-lambang beserta ukurannya.  Hal itu dikarenakan oleh timbangan yang akurat padawilayah dari bentuk obyek yang tak berurutan adalah sukar dibaca.[5]
F.     Penggunaan media grafik
Penggunaan media grafik dalam proses pembelajaran, mengandung beberapa hal yang perlu diketahui, yaitu :
           1)       Grafik dapat digunakan untuk bermacam-macam bidang studi.
           2)      Bermacam-macam buku pelajaran dapat memilih macam grafik yang diperlukan dan sesuai dengan bahan pelajaran yang diajarkan.
           3)      Untuk mengerti suatu grafik dalam taraf permulaan perlu mengetahui cara membacanya.
           4)       Grafik juga baik untuk digunakan di kelas-kelas di sekolah lanjutan.
Jadi grafik sebagai media pembelajaran dapat dikatakan baik apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut :
                a)  Jelas untuk dilihat oleh seluruh kelas
                b)  Hanya menyajikan satu ide setiap grafis
                c)  Ada jarak atau ruang kosong antara kolom-kolom
                d)  Warna yang digunakan kontras dan harmonis
                e)  Berjudul dan ringkas
                 f)  Sederhana (simplicity)
                g)  Mudah dibaca (legility)
                h)  Praktis mudah diatur (manageability)
                 i)   Menggambar kenyataan (realisme)
                 j)   Menarik (attractiveness)
                k) Jelas dan tidak memerlukan informasi tambahan (appropriateness), teliti (accuracy)
G.    Jenis-Jenis grafik
Terdapat jenis grafik yang umum digunakan, yaitu : grafik garis, grafik batang, grafik lingkaran dan grafik bergambar.
1.    Grafik garis
Berfungsi untuk melukiskan kecenderungan-kecenderungan atau menghubungkan dua ringkasan data, jika ada data yang berkelanjutan maka grafik garis cocok digunakan untuk memperlihatkan perkembangan keberlanjutannya. Lihatlah contoh grafik garis di bawah ini.
2.         Grafik batang
Grafik batang merupakan grafik yang paling sederhana, mudah untuk dipahami serta menggambarkan data dalam bentuk batang maupun secara horizontal dari samping. Panjangnya batang menggambarkan prosentase data, sedangkan lebarnya berukuran sama. Namun demikian data yang dapat diperbandingkan tidak terlalu banyak maksimal delapan data. Untuk lebih memperjelas pesan dan perbandingan antar batang diperlukan warna-warna yang berbeda.
3.    Grafik lingkaran
Visualisasi data dibuat dalam bentuk lingkaran. Cocok digunakan apabila guru akan menggambarkan tentang pecahan angka atau bilangan dalam bentuk satuan, puluhan, ratusan dan lain-lain. Misalnya pecahan dalam bentuk tengahan, pertigaan dan perempatan. Lihat pada contoh berikut ini.
H.    Penggunaan grafik dalam pembelajaran
Grafik divisualisasikan dengan bantuan objek dalam bentuk garis, batang dan gambar. Menampilkan pesan dalam bentuk-bentuk seperti itu mempermudah penyerapan informasi oleh siswa. Terlebih jika gambar-gambar tersebut sudah dikenali siswa swbelumnya. Grafik paling baik digunakan dalam pembelajaran pada materi berupa ringkasan pelajaran setelah siswa memperoleh informasi lain dari berbagai sumber baik buku atau penjelasan sebelumnya dari guru sendiri.
Para siswa tidak akan mengalami kesulitan dalam memahami pesan yang disajikan melalui grafik, hal tersebut disebabkan karena grafik sendiri bukan sesuatu yang asing lagi bagi siswa. Mereka sebelumnya mungkin melihat contoh grafik dari majalah, Koran tabloid atau internet. Namun yang terpenting grafik menggambarkan informasi secara ringkas.

Untuk memperoleh grafik sekarang ini bukanlah sesuatu yang sulit. Sekedar mencarikan contoh grafik guru dengan mudah dapat memperolehnya di majalah,Koran, dan internet. Jika grafik ini disesuaikan dengan materi, maka dengan mudah guru dapat membuatnya sendiri. Terdapat beberapa program aplikasi melalui komputer untuk membuat grafik dengan mudah. Caranya guru tinggal memasukkan data, memilih bentuk grafik yang dikehendaki, memilih warna dan langsung dapat memiliki grafik yang menarik. Misalnya membuat grafik melalui program Microsoft Word, Excel dan powerpoint.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 15 Mei 2012 by .

Navigasi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: